DIGITAL PARENTING: PEDOMAN KADER POSYANDU DALAM MITIGASI RISIKO SCREEN TIME ANAK USIA DINI

Authors

  • Ikrimatul Amal Universitas Pamulang
  • Wasvita Sari Universitas Pamulang

Keywords:

Digital Parenting, Early Childhood, Screen Time, Posyandu Cadres.

Abstract

Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak usia dini dapat menimbulkan berbagai risiko terhadap perkembangan kognitif, fisik, serta sosial-emosional. Paparan screen time tanpa pendampingan yang tepat berpotensi mengurangi interaksi sosial, menurunkan konsentrasi, serta menghambat perkembangan motorik anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat literasi media kritis Kader Posyandu Anggrek Lagon agar mampu memitigasi dampak negatif penggunaan media digital di lingkungan komunitas. Metode pelaksanaan meliputi focus group discussion (FGD), workshop partisipatif, analisis studi kasus, simulasi role-playing, serta penyusunan rencana tindak lanjut berbasis kebutuhan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan kader dalam menganalisis konten digital serta memberikan edukasi digital parenting kepada orang tua. Kader tidak hanya memahami risiko media digital, tetapi juga mampu menyusun strategi pendampingan yang aplikatif. Program ini diharapkan menciptakan efek berantai di masyarakat sehingga upaya perlindungan tumbuh kembang anak dari dampak negatif media digital dapat berlangsung secara berkelanjutan dan sistematis.

Downloads

Published

2026-02-22

How to Cite

Ikrimatul Amal, & Sari, W. (2026). DIGITAL PARENTING: PEDOMAN KADER POSYANDU DALAM MITIGASI RISIKO SCREEN TIME ANAK USIA DINI. Jurnal Harmoni Ilmu Sosial Dan Abdi Bangsa (HISAB), 1(2), 218–226. Retrieved from https://ypppal-amsi.or.id/penelitian/index.php/JHISAB/article/view/134

Issue

Section

Articles