Regulatory Compliance, Financial Oversight, and Allocative Efficiency in Village Fund Management: A Governance Perspective
DOI:
https://doi.org/10.55538/ifr.v5i2.147Keywords:
Public Financial Management, Allocative Efficiency, Financial Oversight, Regulatory Compliance, GovernanceAbstract
This study examines Village Fund management within a public financial management framework from a governance perspective, focusing on regulatory compliance, financial oversight, and allocative efficiency in decentralized fiscal systems. Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis in Kemadang Village. The findings indicate that financial regulatory and oversight mechanisms are effectively operationalized through structured budgeting, reporting, and audit systems, reflecting strong procedural compliance. However, regulatory effectiveness remains limited, as transparency and accountability practices are predominantly administrative and lack performance-based financial information. Financial control mechanisms reduce corruption risks but do not effectively mitigate inefficiency or enhance allocative effectiveness due to the absence of cost–benefit analysis and measurable indicators. These findings reveal a compliance, effectiveness gap and highlight the importance of performance-based evaluation in improving allocative efficiency.
References
Abbas, M., Rahman, A., & Putra, D. (2023). Evaluating financial risk and pricing accuracy using full costing method in MSMEs. Indonesian Financial Review, 4(2), 120–135.
Anas, M. (2024). Akuntabilitas sosial dalam pengelolaan dana desa di wilayah pesisir. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 45–56.
Andini, R., dkk. (2023). Audit administratif dan keadilan penggunaan dana desa. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan Desa, 7(2), 112–128.
Bardhan, P., & Mookherjee, D. (2006). Decentralization and local governance in developing countries. MIT Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Davis, J. H., Schoorman, F. D., & Donaldson, L. (1997). Toward a stewardship theory of management. Academy of Management Review, 22(1), 20–47.
Dwipatna, I. M., Nugroho, A., & Santoso, B. (2026). Fiscal decentralization and welfare outcomes: Evidence from Indonesia. Bulletin of Economic Studies, 62(1), 45–67.
Haris, A. (2007). Akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya publik. RajaGrafindo Persada.
Hood, C. (1991). A public management for all seasons? Public Administration, 69(1), 3–19.
Indrianasari, N. (2017). Peran perangkat desa dalam tata kelola pemerintahan desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 134–145.
Jovanovi?, B. (2024). Fiscal governance in the Western Balkans: An analysis of fiscal rules and institutional effectiveness. Vienna Institute for International Economic Studies (wiiw).
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (n.d.). Transparansi. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Kementerian Dalam Negeri.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2022). Laporan evaluasi transparansi anggaran desa. Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kemendesa PDTT.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2017). Buku saku Dana Desa. Kementerian Keuangan RI.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024). Data alokasi Dana Desa tahun 2023–2024. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.
Kistanto, N., dkk. (2018). Akuntabilitas publik dalam tata kelola pemerintahan desa. Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 45–56.
Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. (2023). Kajian pengawasan Dana Desa 2018–2023. KPK RI.
Lewis, B. D. (2023). Indonesia’s new fiscal decentralisation law: A critical assessment. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(1), 1–28. https://doi.org/10.1080/00074918.2023.2180838
Lismanto, A. (2022). Penerapan akuntabilitas publik dalam pemerintahan desa. Jurnal Administrasi Pembangunan, 15(3), 201–215.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik (Edisi revisi). Andi Offset.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Moore, M. H. (1995). Creating public value: Strategic management in government. Harvard University Press.
Munawar Noor. (2011). Pemberdayaan masyarakat: Konsep dan strategi. Alfabeta.
Oates, W. E. (1999). An essay on fiscal federalism. Journal of Economic Literature, 37(3), 1120–1149.
OECD. (2022). Public financial management and budgeting practices: Good governance and anti-corruption. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/pfm-2022-en
Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.
Pemerintah Desa Kemadang. (2022). Data pengeluaran dana desa bidang pemberdayaan masyarakat tahun 2022. Website Resmi Desa Kemadang.
Pemerintah Desa Kemadang. (2023). Data pengeluaran dana desa bidang pemberdayaan masyarakat tahun 2023. Website Resmi Desa Kemadang.
Pemerintah Desa Kemadang. (2024). Data pengeluaran dana desa bidang pemberdayaan masyarakat tahun 2024. Website Resmi Desa Kemadang.
Pemerintah Kalurahan Kemadang. (n.d.). Data anggaran desa tahun 2022–2024 (bidang pemberdayaan masyarakat). Website Resmi Desa Kemadang.
Pemerintah Kalurahan Kemadang. (n.d.). Pelatihan dan program Desa Prima tahun 2023–2024. Website Resmi Desa Kemadang.
Pemerintah Kalurahan Kemadang. (n.d.). Sosialisasi Desa Bersinar, pelatihan UMKM, dan kegiatan pemberdayaan lainnya. Website Resmi Desa Kemadang.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN.
Rodden, J. (2004). Comparative federalism and decentralization. Comparative Politics, 36(4), 481–500.
Saputra, D. (2023). Efektivitas program pemberdayaan desa: Antara seremonial dan keberlanjutan ekonomi. Jurnal Pengembangan Desa, 8(2), 76–90.
Schick, A. (1998). Why most developing countries should not try New Zealand’s reforms. World Bank Research Observer, 13(1), 123–131.
Shah, A. (2007). A practitioner’s guide to intergovernmental fiscal transfers. World Bank.
Sonny, M. (2023). Pendampingan pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat desa. Jurnal Pembangunan Desa, 9(1), 22–35.
Sugiman. (2018). Tata kelola pemerintahan desa. Deepublish.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif: Untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interaktif, dan konstruktif. Alfabeta.
Sutopo, H. B. (2006). Metodologi penelitian kualitatif. UNS Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 menjadi Undang-Undang.
UNDP. (2021). Human development report 2021/2022: Uncertain times, unsettled lives. United Nations Development Programme.
UNDP. (2021). Accountability and transparency in local governance: Global framework and practices. UNDP.
UNDP. (2023). Digital governance and public financial management: Best practices from Asia-Pacific. UNDP.
Weingast, B. R. (2009). Second generation fiscal federalism. Journal of Urban Economics, 65(3), 279–293.
World Bank. (2018). Public expenditure and financial accountability handbook. World Bank.
World Bank. (2022). Public expenditure and financial accountability (PEFA) framework: Strengthening public financial management systems. World Bank.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fatimah Azzahra, Az-Zahra Fauziah Augustine, Yoel Bergkam Habeahan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










